Sinopsis
Shinobi - Heart Under Blade
Basilisk Koga Ninpocho - Live-Action adalah film ninja jepang romantis tragedi 2005 disutradarai oleh Ten Shimoyama dan naskah oleh Kenya Hirata. Cerita diadaptasi dari novel fantasi sejarah ninja yang diterbitkan ditahun 1958 oleh Futaro Yamada, Koga Ninpocho 甲賀忍法帖 "The Koga Ninja Scrolls" .
Selain novel dan film, diterbitkan juga dalam bentuk komik oleh seorang mangaka bernama Masaki Segawa di tahun 2003. Selain itu hadir juga dalam serial anime, Basilisk Koga Ninpocho di tahun sama dengan versi live action 2005.
Tidak seperti anime yang mengikuti alur cerita dari novelnya, film Shinobi justru menyajikan alternatif ending lain, Oboro masih hidup berkat pengorbanan Gennosuke, kekasihnya, sesuai dengan isi yang terkandung dalam lagu "Heaven".
Latar belakang cerita terjadi di tahun 1614, semenjak Ieyasu Tokugawa pensiun dan menyerahkan pemerintahan Shogun pada anak ke-3 nya, Hidetada ditahun 1605. Banyak krisis dan gejolak politik yang dimotori cucunya, yang tertua adalah Takechiyo, dan cucu ke-2 nya Kunichiyo, dari permaisuri Oeyo. Meski mereka ber-2 lahir dari rahimnya, tapi Oeyo lebih mendukung Kunichiyo, sementara Ofuku, ibu angkat Takechiyo memimpin faksi yang kuat di pemerintahan. Meski di tengah kekacauan politik, tapi Hidetada bisa mempertahankannya sampai akhirnya mengundurkan diri di tahun 1623.
Shinobi, mengisahkan persaingan antara 2 klan ninja, Iga and Koga, serta takdir cinta antara Gennosuke (Koga) dan Oboro (Iga). Kisah cinta 2 pimpinan klan ninja ini sebenarnya mengulang tragedi cinta ketua klan lama mereka, Danjo (Koga) dan Ogen (Iga) yang berakhir dengan saling bunuh. Krisis Shinobi di manfaatkan untuk menyaring kandidat shogun berikutnya, Takechiyo untuk desa Iga dan Kunichiyo untuk desa Koga. Motif lainnya adalah untuk mengakhiri supremasi dunia shinobi yang dipandang menakutkan dan dikhawatirkan menjadi ancaman serius shogun yang berkuasa berikutnya. Adegan film dibuka dari Gennosuke yang duduk dekat sungai mendengarkan harmoni suara alam, angin, daun, suara air, dsb, kemudian muncul Oboro dengan ilmu meringankan tubuhnya mendekat dan mengambil air dengan tangan mungilnya, dia menikmati udara segar sungai dengan ekspresi yang menawan, tapi mendadak raut wajahnya berubah ketika mendapati ada orang lain yang lebih dulu disitu, dia melihat Gennosuke.
Mereka ber-2 bukannya tidak saling kenal, tapi kedua klan ninja mereka berseberangan, selalu bersaing menentukan yang terbaik, sehingga ke-2 nya harus hati2 , baik Gennosuke maupun Oboro telah di daulat sebagai calon penerus ketua klan nya masing2 , padahal tak ada ambisi kekuasaan yang tersirat dari wajah mereka ber-2. Obora dan Gennosuke hanya menghendaki perdamaian dan ketenangan hidup bersama orang yang dicintai, ya Gennosuke dan Oboro adalah sepasang kekasih yang dimabuk cinta, tapi merahasiakannya dari klan nya masing2 , namun ketua klan mereka sudah mengetahui dan membiarkannya.
Gennosuke mengejar Oboro yang tiba2 lari "catch me if you can" memamerkan ilmu meringankan tubuhnya, tapi Gennosuke lebih cepat dan merangkulnya dari belakang, membisikkan sesuatu yang membuat Oboro tersenyum senang.
Diwaktu sama ditempat lain, Istana Sunpu... Danjo dari Koga dan Ogen dari Iga, memenuhi panggilan datang ke Sunpu Castle membawa serta 1 ninja terbaik produk desa nya masing2. Untuk mengetahui kualitas shinobi desa ninja, perwakilan ke-2 klan menunjukkan ketrampilannya, Danjo membawa Koshiro yang ahli taijutsu dan senjata ninja, sementara Ogen menampilkan Yashamaru yang ahli melilit lawan dengan benang. Dalam versi lainnya, Danjo membawa ninja bernama Kazamachi Shougen.
Setelah melihat kemampuan Shinobi yang menakjubkan, Shogun yang berkuasa, Ieyasu Tokugawa atas masukan saran dari penasehatnya, Nankobo Tenkai, memberi maklumat gulungan surat kepada ke-2 klan tersebut dengan tujuan menentukan shogun pewaris sah. Gulungan surat itu berisi daftar shinobi yang berpartisipasi dalam acara suksesi penentuan shogun berikutnya, Danjo menulis 5 shinobi Koga mewakili desanya, begitu juga dengan Ogen. Di versi lain, masing2 desa, yaitu Koga dan Iga, menampilkan 10 perwakilan shinobi terhebatnya. Namun khusus karakter Koshiro di film Shinobi yang membunuh Hotarubi yang kemudian Oboro balas dendam membunuhnya, telah berubah haluan jadi ninja Iga di versi lain, dia diposisikan sebagai murid Tenzen yang loyal, padahal di versi film Shinobi, sebagai ninja Koga dia sangat garang menyerang ninja Iga.
![]() |
| Koshiro dari Koga versi film |
![]() |
| Koshiro dari Iga versi Anime |
Lanjut, Gennosuke terkejut dengan misi "suicide" atau "battle royale" yang diterima desanya dari Shogun Tokugawa, terlebih Danjo ditemukan mati dalam duel maut melawan Ogen dari Iga, sementara para shinobi Koga memghendaki saling bunuh dengan desa tetangga mereka, Gennosuke sebaliknya, menggunakan identitas pimpinan klan baru melarang mereka balas dendam.
Gennosuke memimpin ekspedisi ke Sunpu dengan 4 shinobi bersamanya, Hyoma, Kagero, Koshiro, dan Saemon. Tujuan kesana adalah untuk mengklarifikasi langsung misi sebenarnya pada Hattori Hanzo, meski berasal dari desa Iga, tapi keluarga Hattori telah dipercaya turun temurun sebagai penyambung hubungan mereka dengan Shogun yang berkuasa, namun semakin lama, keluarga Hattori lebih condong ke gaya Samurai daripada Ninjutsu. Gennosuke menyadari itu tapi dia tidak punya cara lain yang bisa membantunya keluar dari krisis, dimana dia harus saling bunuh dengan kekasihnya, Oboro dan klannya. TIDAK! tidak boleh terjadi!
Gennosuke mengirim surat Elang ke desa Iga, memberitahu bahwa 5 shinobi Koga termasuk dirinya dalam perjalanan ke Sunpu untuk upaya diplomasi pembatalan misi. Dia memberitahu tidak ada konflik terjadi antar desa, yang terlibat hanyalah nama-nama yang disebutkan dalam gulungan ninja tersebut, maka dari itu jika berkenan, Gennosuke mempersilahkan mereka dari Iga mengikutinya. Oboro menerima ajakan Gennosuke dan membawa 5 Shinobi desa Iga termasuk dirinya sebagai Ketua Iga Tsubagakure yang baru menggantikan Ogen yang tewas bersama Danjo dari Koga.
Di tengah hutan, Gennosuke sekali lagi bertengkar mulut dengan anak buahnya. Koshiro merasa menyia-nyiakan bakatnya jika tidak digunakan, untuk apa berlatih ninjutsu jika tidak dipakai? , sementara Kagero ikut mengatakan bahwa hidupnya untuk membunuh, Gennosuke emosi dan membantahnya keras, "ADA KEHIDUPAN TANPA MEMBUNUH!!" Hyoma yang mengerti fengshui mengingatkan rekan2nya bahwa 5 Shinobi Iga bergerak dengan cepat mengekor di belakang mereka dipimpin oleh Kunoichi (ninja perempuan) , semua paham itu Oboro no Iga.
Nenki dari Iga tiba lebih dulu ditempat Gennosuke dan rekannya berkumpul berkat indra penciuman hewan buasnya, disusul oleh Yashamaru, namun saat ke-2nya tiba saat itu pula para Shinobi Koga pergi. Rombongan Shinobi Koga terpisah karena kedatangan 2 ninja Iga. Tidak butuh waktu lama Nenki menemukan mangsanya, Muroga Hyoma. Berkat teknik harmonisasi dengan alam, Hyoma bisa menghindari semua serangan cakar ganas dari Nenki.
Kagero datang membantu Hyoma, dia menggunakan teknik pemikat sehingga Nenki yang awalnya menyerangnya menjadi melunak dan timbul birahi yang kuat, Nenki mencium bibir Kagero tapi dia lalu terkapar mati karena racun telah menjalari tubuhnya lewat mulut. Mino Nenki dari Iga terbunuh oleh Kagero.
Duel seru berikutnya terjadi antara Yashamaru dari Iga VS Koshiro dari Koga. Pertarungan ini seharusnya bisa dimulai saat pertemuan ke-2nya di Istana Sunpu tempo hari, saat ini mereka hanya ingin menikmati rivalitas desa dengan saling bunuh. Pertarungan tehnik Yashamaru lebih unggul, tapi berkat siasat Koshiro, akhirnya bisa merubah kelemahan menjadi keberuntungannya. Senjata berantai Kusarigama Koshiro berhasil mengikat Yashamaru di batang pohon dengan sebilah mata tajam kusarigama menancap di dadanya. Saat Koshiro hendak mengeksekusi musuhnya, mendadak muncul Saemon membunuh Yashamaru. Yashamaru dari Iga terbunuh oleh Saemon.
Saemon ahli tehnik kawarimi penyamaran sehingga nanti dia bisa mendekati Shinobi Iga musuhnya dengan menyamar sebagai Yashamaru.
Di tempat lain, Gennosuke tengah mencari rekan2nya yang berpencar karena kemunculan Shinobi Iga. Oboro ditemani Hotarubi yang setia, di versi lain Hotarubi adalah kekasih Yashamaru. Hotarubi, kunoichi ahli genjutsu dengan sense ketajaman indra, merasakan tanda bahaya mendekat segera ia memasang pertahanan diri. Tenzen yang tengah istirahat ditempat dikejutkan oleh serangan dari Hyoma, tubuh Tenzen tertembus tombak, kemudian saat Hyoma bersiap menyerang Oboro, tiba2 dia dikerubungi banyak kupu-kupu, genjutsu andalan Hotarubi, saat perhatian Hyoma teralihkan, tiba2 tubuhnya tertembus senjata Tenzen. Tenzen yang dikira Hyoma mati ternyata masih hidup, bahkan Tenzen yang ditanya kenapa masih hidup? Dia juga ingin tahu jawabannya.
Tepat saat itu Gennosuke muncul dan terkejut. Tenzen dengan sigap memenggal kepala Hyoma. Muroga Hyoma adalah yang paling dekat dengan Gennosuke setelah Kagero di klan Koga, dia terbunuh oleh Tenzen.
Gennosuke dan Oboro saling pandang, tapi Tenzen tidak tinggal diam, dia maju menyerang, namun muncul Kagero dengan kabut racunnya membawa pergi Gennosuke. Gennosuke masih syok dengan kematian Hyoma didepan matanya, tak bisa membantah satupun Kagero yang menyalahkannya, Kagero iri dan cemburu dengan romantika Gennosuke dan Oboro, sesuatu yang tak bisa dilakukannya, bahkan untuk sekedar mencium Gennosuke ia tak bisa. Tepat ditengah keluhan Kagero surat tantangan dilayangkan ke Genosuke. Itu dari Tenzen. Kagero yakin itu jebakan, tapi Gennosuke memaksa kesana sendirian, dia ingin setidaknya dari pihak Iga, Tenzen akan dicapai kesepakatan sebelum tiba ke Sunpu. Kagero diam2 mengikuti Gennosuke.
Oboro bersama rekan2 nya melanjutkan perjalanan ke Sunpu, terlepas Iga atau Koga yang selalu terlilit budi dan dendam, ke-2 desa punya kepentingan yang sama di Sunpu. Oboro masih ditemani Hotarubi dan Tenzen, dan Yashamaru yang bergabung belum lama.
Memasuki perkampungan nelayan, Hotarubi bersiaga di samping Oboro, ia merasakan tanda bahaya yang sama saat Hyoma dari Koga menyerang. Kali ini serangan datang dari Koshiro menghujani mereka dengan jarum kunai, memaksa Oboro dan lainnya berlindung merapat ke dinding rumah penduduk. Tenzen balik menyerang musuh dengan senjatanya. Saat perhatian teralihkan pada serangan ninja Koga, tiba2 Yashamaru menyerang Oboro yang digagalkan oleh Hotarubi. Lengan Hotarubi berdarah kena tusukan pisau "Yashamaru". Tenzen kaget ada serangan lain didekatnya, lalu langsung menebaskan pedangnya pada Yashamaru palsu. Sosok jasad Yashamaru berubah jadi Saemon dari Koga. Kisaragi Saemon tewas disini.
Mengetahui rekannya tewas, Koshiro meningkatkan serangan lemparan senjata ninja, karena Oboro kurang waspada, Hotarubi sampai mengorbankan diri melindungi Oboro dari hujan jarumnya Koshiro. Pengorbanan Hotarubi membuat kemarahan Oboro memuncak, sementara Koshiro kabur dengan menaiki Kuda. Oboro mengejarnya dengan Kuda lainnya dan membunuh Koshiro dengan dojutsu yang merusak organ dalam tubuh Koshiro. Meski telah membunuh musuh, tapi Oboro masih menyayangkan kematian muda Hotarubi. Dalam waktu singkat ada 3 nyawa melayang disini. Harga yang harus dibayar sebagai Shinobi.
Oboro melanjutkan perjalanan ke Sunpu sendirian, karena Tenzen ada urusan lain yang menunggunya dan akan menyusul Oboro nanti. Urusan Tenzen dengan Gennosuke.
Di kuil, di tengah hutan, Gennosuke menanyakan maksud undangan dari Tenzen, namun Tenzen menertawakan kepolosan Gennosuke. Menertawakan keputusan Gennosuke dan Shinobi utama Koga keluar desa, karena sekarang pasukan yang dipimpin Yagyu munenori sedang dalam perjalanan kesana. Hal sama terjadi pada desa Iga. Gennosuke terkejut dengan info ini, dia tak menyangka Tenzen tega berkhianat memberikan peta lokasi desa tersembunyi mereka pada Shogun Tokugawa. Tenzen beralasan bahwa dunia shinobi sudah tidak dibutuhkan lagi, sudah berakhir.
Tenzen telah melewati banyak zaman dimana sekarang tak ada alasan bahwa Shinobi harus dipertahankan. Bahkan percuma pergi ke Sunpu, karena Shinobi hanyalah alat yang bisa dikorbankan kapan saja, pertarungan bodoh ninja ini adalah permainan mereka, untuk menentukan penerus Shogun berikutnya. Meskipun begitu, ada juga alasan baginya untuk bertarung...
Tenzen menyerang mendadak ditengah pembicaraan dengan Gennosuke, senjata dobel cakramnya yang dilempar, tiba2 berhenti jalan dan berputar pada porosnya yang secepat kilat menyerang balik Tenzen, menembus tubuhnya, menancap di pohon. Tenzen tak bergerak ditanah bersimbah darah, "kematian" telah mempermainkannya.
Gennosuke tidak menyangka info yang di dengarnya dari Tenzen barusan, sekarang apa ia masih harus ke Sunpu? . Dia yang biasanya tegas dan percaya diri untuk sesaat dipenuhi keraguan. Gennosuke memiliki dojutsu istimewa yang beresonansi dengan elemen ruang dan waktu, sehingga dia tahu ada sekelompok ninja Iga yang mengepungnya di sekitar kuil, sepertinya Tenzen yang merencanakan ini. Semua ninja Iga menyerang serentak, namun dojutsu mata Gennosuke membuat mereka bergerak lambat seperti siput, mudah saja bagi Gennosuke menghabisi mereka semudah mencabuti rumput liar. Setelah membasmi "serangga Iga" , Gennosuke memantabkan niatnya tetap ke Sunpu.
Setelah Gennosuke pergi, Tenzen hidup kembali berkat simbiosis parasit yang meregenerasi luka parah tubuhnya. Tenzen menertawakan nasibnya, "bahkan orang sehebat Gennosuke tak bisa membunuhku" , tak berapa lama, Kagero datang menyerang Tenzen, menyelesaikan pekerjaan yang belum diselesaikan Gennosuke. Tenzen melawan balik dan bisa beradaptasi dari hembusan angin racun Kagero. Tenzen memperpendek jarak serangan, namun Kagero terus menyerang dengan menjaga jarak, dan kemudian Tenzen berhasil menusuk Kagero, namun Tenzen dengan bodohnya mencium Kagero yang akibatnya parasit yang berdiam ditubuhnya keluar dan mati kena racun. Tenzen membisikan ke telinga Kagero, "jika kelak dilahirkan kembali, jangan jadi shinobi" . Tenzen roboh dan kali ini benar2 mati.
Sementara itu, Gennosuke merasakan firasat Kagero sedang dalam bahaya, dan kembali ke kuil semula, mendapati Kagero kesulitan berdiri karena pedang yang menancap ditubuhnya, dan jasad Tenzen didekat situ. Gennosuke bisa membayangkan Kagero baru saja bertarung dengan Tenzen yang hidup lagi. Gennosuke memapah Kagero yang tinggal nafas terakhirnya, bukan rahasia kalau Kagero mencintai Gennosuke, bahagia bisa mati dipelukan orang yang diharapkannya, membuat dada Gennosuke terasa sempit dan menyesakkan, dia berteriak, "Aaaaaarrggh!!!"
Dalam perjalanan ke Sunpu, dari masing2 desa, tinggal menyisakan Oboro dan Gennosuke, dengan perasaan campur aduk, Gennosuke melihat bayangan Oboro didepannya. Ternyata Oboro sedang menunggunya, entah keputusan apa yang diambilnya. Masih adakah cinta tersisa diantara mereka?
Gennosuke melihat Oboro diliputi keputus asaan kebencian yang tidak tahu harus dilampiaskan pada siapa, dengan niat setengah hati dan bimbang, Oboro berusaha membangkitkan jutsu matanya yang bisa merusak urat saraf lawannya, tapi gagal. Oboro kesal berulang kali menyiapkan dojutsu tak bisa, konsentrasinya kacau, karena didepannya adalah pria yang dicintainya sekaligus musuhnya.
Melihat pemandangan lucu dan tragis ini, Gennosuke berteriak membantunya konsentrasi, "lakukan!" Oboro menghunus pisaunya, dan berlari dengan memejamkan mata mengarahkan ujung pisaunya ke Kekasihnya. "jleb!" diluar dugaan Oboro, pisaunya berhasil menusuk pria itu, 'kenapa dia tidak menghindar?' 'kenapa dia diam saja?' 'apa maksud semua ini?'
Gennosuke mengucapkan kata2 terakhirnya pada Oboro diujung nyawanya dan tersenyum tanpa penyesalan, agar Oboro menjaga ke-2 desa, dia menitipkannya pada Oboro, sementara Oboro berderai airmata, dia tampak menyesali tindakannya, namun Gennosuke tidak menyalahkannya dan mendorong semangat Oboro untuk tidak menyerah, tetap bertahan dikondisi sulit seperti apapun itu. Gennosuke roboh mati.
Oboro memasuki gerbang masuk istana Sunpu dan disambut Hattori Hanzo kemudian disusul Ieyasu Tokugawa dalam tandu tertutup. Oboro memperlihatkan bungkusan berisi kepala Gennosuke dan melaporkan kematian para shinobi yang namanya tercantum dalam gulungan.
- dari Iga :
• Yashamaru mati di pegunungan Ise
• Mino Nenki mati di pegunungan Ise
• Hotarubi mati di pelabuhan Atsumi
• Yakushiji Tenzen mati di pegunungan Totomi.
- dari Koga :
• Muroga Hyoma mati di Matsuzaka
• Kisaragi Saemon mati di pelabuhan Atsumi
• Chikuma Koshiro mati di pelabuhan Atsumi
• Kagero mati di pegunungan Totomi
• Gennosuke mati di pantai Suruga
Setelah melaporkan proses dan hasil dari misi "battle royale" , Oboro, sebagai pemenang dari misi tersebut memberanikan diri untuk membuat permintaan sebagai ganti hadiah yang akan diterimanya. Hattori Hanzo yang ada di depannya menegur Oboro yang lancang mengajukan permintaan kepada Ieyasu Tokugawa. Namun Oboro bersikeras dengan pendiriannya, dengan tetap bersujud dan meminta agar menjamin keamanan atau setidaknya membiarkan tanpa campur tangan 2 desa ninja, Iga dan Koga dari politik pemerintah yang berkuasa, sebagai gantinya, desa tersebut akan tetap setia dan bersedia menjalankan misi yang diberikan dari pemerintahan Shogun seperti biasa selama ini.
Akan tetapi Ieyasu menolak mengabulkan permintaan Oboro.
Ieyasu beralasan eksistensi dunia Shinobi perannya sudah selesai, keberadaan mereka hanya akan mengancam stabilitas shogun, dimanfaatkan atau dimanipulasi lawan atau kawan, potensi kehancuran yang ditimbulkan akibat memakai jasa shinobi sangat besar dan berbahaya. Ieyasu menekankan permainan saling bunuh Shinobi barusan tidak lain adalah isyarat mereka sudah tidak diperlukan di dunia modern saat ini. Ieyasu mengakhiri jawabannya dengan berterima kasih atas jasa-jasa Shinobi Iga-Koga dimasa lalu.
Oboro gemetar, sedih dan getir merasakan dan mendengar penolakan Ieyasu Tokugawa atas permintaannya. Dirinya tak boleh menyerah atas posisi lemahnya sekarang dari hak tawar yang dimilikinya dan berpikir, "seandainya Gennosuke yang hadir disini, apa yang akan dilakukannya, dengan sikap selalu optimistis yang dimilikinya" . ternyata selama ini pemerintahan shogun menyembunyikan ketakutannya akan kekuatan yang mungkin ditimbulkan Shinobi. "baiklah" Oboro membulatkan tekadnya. Dia mengangkat kepalanya dari posisi sujudnya memandang kearah Ieyasu yang duduk di tandu dibalik tabir. Sikap Oboro ini mengundang kewaspadaan semua prajurit yang hadir dan Hattori Hanzo sekali lagi berteriak menegurnya.
Musik latar film ini dinyanyikan dengan baik oleh Ayumi Hamasaki "HEAVEN".
At the end you smile
The one presented straight to me
Was just too beautiful
I couldn't hold back gave way to tears
Surely that day the two of us touched love
We sought for each other
Lost ourselves at times
And found each other at last
So whatever result may be waiting for us
There is nothing else except calling it fate
La, la, la, La, la, la, la, la, la, la
In the sky you set out for
Stars are shining tenderly upon me
My love stay by my side
Change shape over time
The future we haven't yet seen
There are so many left
My love stay by my side
Change shape over time
The future we haven't yet seen
Remains like this
Believe and love
You live in me
So from now on forever
Don't ever say goodbye
Surely that day the two of us touched by love.
Versi lain (novel, manga, anime)
KOGA = Danjo, Gennosuke, Kagero, Hyoma, (Koshiro bukan ninja Kouga di versi selain film Shinobi), Saemon, Kasumi Gyoubu, Udono Josuke, Okoi, Jimushi Jubei, Kazamachi Shougen.
IGA = Ogen, Oboro, Hotarubi, Yashamaru, Tenzen, Nenki, Akeginu, Amayo Jingoro, Azuki Rousai, Chikuma Koshiro.
![]() |
| 5 Shinobi Iga VS 5 Shinobi Koga |
![]() |
| 10 Shinobi Iga VS 10 Shinobi Koga |
Koga Manjidani
• Minoru Terada sebagai Danjou - Ketua lama Koga
• Joe Odagiri sebagai Gennosuke - Ketua baru Koga
• Tomoka Kurotani sebagai Kagero
• Takeshi Masu sebagai Muroga Hyoma
• Mitsuki "Mickey" Koga sebagai Chikuma Koshiro
• Houka Kinoshita sebagai Kisaragi Saemon
Iga Tsubagakure
• Saeko Kamata, alias Lily sebagai Ogen - Ketua lama Iga • Yuki Nakama sebagai Oboro - Ketua baru Iga
• Erika Sawajiri sebagai Hotarubi
• Tak Sakaguchi sebagai Yashamaru
• Kippei Shina sebagai Yakushiji Tenzen
• Shun Ito sebagai Mino Nenki
Istana Sunpu
• Kazuo Kitamura sebagai Tokugawa Ieyasu
• Renji Ishibashi sebagai Nankobo Tenkai
• Toshiya Nagasawa sebagai Yagyu Munenori
• Masaki Nishina sebagai Yagyu Jubei Mitsuyoshi
• Yutaka Matsushige sebagai Hattori Hanzo Masanari
• Osami Nabe sebagai kusir kereta
BACA JUGA :
• Sinopsis film Jepang Azumi (2003)
• Sinopsis film Jepang Brother (2000)
• Sinopsis film Jepang Battle Royale (2000)
• Sinopsis film Jepang Zatoichi (2003)
• Sinopsis film Jepang Kikujiro (1999)
• Sinopsis film Jepang The Hunted (1995)






Komentar
Posting Komentar