Harut wa Marut
Asbabun Nuzul Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Yahudi berkata: “Lihatlah Muhammad yang mencampur-baurkan antara haq dengan bathil, yaitu menerangkan Sulaiman (Nabi) digolongkan pada kelompok nabi-nabi, padahal ia seorang ahli sihir yang mengendarai angin.” Maka Allah menurunkan ayat tersebut (S. 2: 102) yang menegaskan bahwa kaum Yahudi lebih mempercayai syaitan daripada iman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebab turunnya ayat ini: diriwayatkan dari Muhammad Ishaq dan Imam Thabari dan lainnya bahwa beberapa pendeta Yahudi berkata: “Jangan heran kalian dengan Muhammad, yang berkata bahwa Sulaiman adalah seorang nabi? Itu semua bohong, Sulaiman hanyalah seorang penyihir.” Maka turunlah ayat ini. وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْن...